GUIDES
Biaya pembuatan aplikasi: harga proyek vs biaya setelah live
Biaya pembuatan aplikasi bukan hanya harga build. Komponen biaya setelah live, beda harga per proyek vs retainer, dan harga Kugie yang dipublikasikan: kickoff plus retainer bulanan.

Jawaban singkat. Biaya pembuatan aplikasi tergantung pada scope, siapa yang membangun, dan siapa yang menjalankannya setelah live. Kebanyakan artikel dan vendor memberi rentang harga per proyek atau per fitur. Itu baru biaya build. Untuk brand yang aplikasinya dipakai setiap hari, biaya yang lebih jujur dihitung dari total: build, infrastruktur, monitoring, dan perubahan yang pasti datang setelah launch. Kugie (PT Semesta Solusi Digital) mempublikasikan harganya dalam bentuk kickoff satu kali + retainer bulanan, bukan harga per fitur.
Apa yang biasanya muncul saat mencari "biaya pembuatan aplikasi"
Hasil pencarian Indonesia untuk frasa ini didominasi artikel estimasi biaya dan blog vendor: tabel harga aplikasi web, perkiraan biaya aplikasi mobile, template RAB, dan thread forum. Rentangnya sangat lebar, dari jutaan sampai miliaran rupiah, karena setiap sumber menghitung scope yang berbeda.
Rentang itu berguna untuk orientasi awal. Masalahnya, hampir semua berhenti di hari launch.
Komponen biaya yang sering terlewat
| Komponen | Pertanyaan yang perlu dijawab |
|---|---|
| Build awal | Fitur apa yang wajib ada di versi pertama? |
| Infrastruktur cloud | Cloud dan database terdaftar atas nama siapa? Siapa yang membayar tagihannya? |
| Monitoring & on-call | Siapa yang tahu duluan saat sistem down: Anda, atau pelanggan Anda? |
| Perubahan setelah live | Apakah setiap perubahan berarti order baru, atau sudah termasuk dalam kerja berjalan? |
| Integrasi | Pembayaran, marketplace, loyalty, dan analytics: siapa yang merawat koneksinya? |
| Pengetahuan tim | Jika engineer berganti, apakah keputusan dan runbook tertulis? |
Harga per fitur terlihat murah karena komponen di bawah baris pertama tidak dihitung. Biaya itu tetap muncul, hanya datang belakangan.
Harga per proyek vs retainer embed
Per proyek / per fitur. Cocok bila scope jelas, tidak banyak berubah, dan Anda sudah punya tim in-house yang akan merawat aplikasi setelah serah terima.
Retainer dengan tim yang embed. Cocok bila aplikasi adalah bagian dari operasi harian brand (storefront, ops, loyalty, pembayaran), dan Anda butuh tim yang tetap ada setelah launch. Biaya bulanan membiayai kerja berjalan, bukan satu kali serah terima. Jenis aplikasi yang kami bangun ada di jasa pembuatan aplikasi web.
Kugie memakai model kedua. Kami tidak menjual harga per fitur. Perbandingan model kerja ada di software house Indonesia vs tim tech yang embed dan IT outsourcing Indonesia. Untuk perbandingan dengan merekrut engineer sendiri, baca biaya 2 engineer in-house vs software house.
Harga Kugie yang dipublikasikan
Semua angka di bawah berasal dari halaman pricing:
| Paket | Kickoff (satu kali) | Retainer | Minimum |
|---|---|---|---|
| Starter | IDR 15M–25M | IDR 8M / bulan | 3 bulan |
| Embedded | IDR 30M–60M | IDR 25M / bulan | 6 bulan |
| Embedded Plus | IDR 75M+ | mulai IDR 40M / bulan | ditentukan per engagement |
Kickoff mencakup onboarding tim, setup sistem, dan sprint pertama. Retainer membiayai partnership berjalan. Proposal menentukan apa yang dibangun, bukan berapa biaya per bulannya. Kickoff ditagih sekali di awal; retainer ditagih bulanan dalam IDR untuk klien Indonesia.
Yang sudah termasuk di setiap paket
- Satu halaman untuk melihat semuanya: uptime, tagihan infrastruktur, apa yang dikirim minggu ini, dan angka search Anda.
- Database atas nama Anda: managed Postgres di akun cloud yang terdaftar atas nama brand, dengan backup harian dan point-in-time recovery. Kami memegang admin, Anda memegang akunnya.
- Pesanan marketplace terpusat: pesanan Tokopedia, Shopee, dan TikTok Shop ditarik ke database itu.
- Pengetahuan tertulis: knowledge base bersama untuk keputusan, runbook, dan konteks.
Scope dulu, bukan diskon
Kami tidak menegosiasikan rate. Bila anggaran bergeser, kami menyempitkan scope dan menjaga standar kualitas yang sama. Alasannya ada di kami mahal, dan kami sepadan.
Siapa yang memiliki apa
Menurut FAQ di pricing: Kugie mempertahankan IP atas platform inti dengan lisensi berjangka selama partnership berjalan; untuk platform yang dibangun khusus untuk Anda, kepemilikannya diatur di kontrak. Jika partnership berakhir, Anda tetap memegang situs, database, data di dalamnya, dan pipeline yang mengisinya di bawah lisensi perpetual. Kami mendokumentasikan handoff selama tiga puluh hari.
FAQ
Berapa biaya pembuatan aplikasi?
Tergantung scope dan siapa yang menjalankannya setelah live. Estimasi di internet sangat lebar karena menghitung scope berbeda. Hitung juga infrastruktur, monitoring, dan perubahan setelah launch, bukan hanya build.
Berapa biaya bekerja dengan Kugie?
Starter: kickoff IDR 15M–25M lalu IDR 8M/bulan. Embedded: kickoff IDR 30M–60M lalu IDR 25M/bulan. Embedded Plus: kickoff IDR 75M+ lalu mulai IDR 40M/bulan. Rincian di pricing.
Kenapa Kugie tidak memberi harga per fitur?
Karena kami embed sebagai tim tech brand, bukan vendor proyek. Retainer membiayai kerja setelah launch: perubahan, monitoring, dan integrasi.
Apa beda kickoff dan retainer?
Kickoff adalah biaya satu kali untuk onboarding, setup sistem, dan sprint pertama. Retainer adalah biaya bulanan untuk partnership berjalan.
Bagaimana cara mendapatkan penawaran?
Isi assessment. Kugie memilih klien yang diambil, dan form itu cara kami memutuskan apakah pekerjaannya cocok.
Mulai dari assessment
WHAT NEXT
We select which clients to onboard.
The form is how we decide whether we want the work. It is not an open hire door.